Object dan Class
Bagian dasar dari sebuah program yang
berorientasi objek adalah objects. Secara mudah kita dapat memahami
mengenai object ini. Sebagai contoh, sebuah mobil adalah objek. Sebuah
mobil mempunyai properties atau bagian-bagian di dalamnya, seperti
warna, mesin, roda, pintu dsb. Sebuah mobil juga dapat melakukan sesuatu
(ada sesuatu yang bisa dilakukan dengan mobil),
seperti mengisi bensin, menyalakan mesin, berjalan, mengerem dsb.
Class
merupakan penjelasan atau deskripsi dari object. Di dalam class,
terdapat penjelasan tentang suatu object termasuk properties yang
dimilikinya serta kelakuan atau method yang bisa dilakukan oleh object.
Sebagai contoh, class Orang. Class Orang tentu setidaknya memiliki
beberapa bagian seperti tangan, kaki, mata, telinga dsb. Class Orang
juga setidaknya harus bisa jalan,
bisa loncat, bisa lari, bisa melihat, bisa bicara dsb.
Salah
satu keuntungan program didefinisikan dengan konsep OOP adalah adanya
pengkapsulan (encapsulation) program dalam class dan object, dimana
programmer yang menggunakan class tidak perlu mengetahui isi dan
jalannya class secara detail, hanya perlu tahu bagaimana cara
menggunakannya.
Mendefinisikan Class
Bentuk umum mendefinisikan sebuah class adalah sbb :
Penamaan namaClass pada dasarnya sama dengan penamaan variabel. Penamaan bebas, boleh apa saja, kecuali stdClass. PHP sudah menggunakan nama stdClass sebagai nama class built-in. Isi tubuh class terletak di antara tanda kurung kurawal buka ( { ) dan kurawal tutup ( } ). Di tubuh class terdapat pendefinisian properties (variabel) dan method-method class.
Properties dan Method
Setiap
class memiliki properties yang kadang disebut juga attributes.
Properties dari sebuah mobil misalnya warna, ukuran, harga dsb. Di dalam
class, properties dinyatakan dengan sebuah variabel. Misalnya $warna,
$harga, dsb. Method merupakan sesuatu yang bisa dilakukan oleh object.
Method dalam PHP sama artinya dengan sebuah fungsi. Method yang mungkin
dipunyai dari sebuah mobil misalnya, method untuk menghidupkan mobil,
menjalankan mobil, menghentikan mobil, dsb.
Penamaan properties
dan method memiliki aturan yang sama dengan penamaan sebuah variabel
atau fungsi. Akan tetapi berdasarkan kesepakatan (convention), penamaan
properties dan method harus menggunakan camel Caps, dimana tiap kata
diawali dengan huruf besar kecuali kata pertama, setiap kata digabung
tanpa spasi atau under-score (_).
Menambahkan Properties (Variabel)
Perhatikan contoh pendefinisian class beserta propertiesnya, sbb :

Pendeklarasian variabel dalam class seperti pada contoh di atas, bukanlah suatu keharusan, karena dalam PHP variabel tidak perlu dideklarasikan, cukup digunakan saja. Namun demikian, pendeklarasian variabel yang digunakan sangat dianjurkan untuk kemudahan pembacaan dan pemahaman program. Variabel class juga dapat langsung diinisialisasi dengan sebuah nilai. Namun
inisialisasi variabel tidak boleh mengandung operasi aritmatika maupun operasi yang lainnya.
Menambahkan Method
Untuk menambahkan method, tinggal mendefinisikan method seperti halnya fungsi biasa. Misalnya kita akan menambahkan fungsi atau method untuk mengganti warna mobil dan untuk menampilkan warna mobil. Nama method pada dasarnya terserah (mengikuti aturan nama variabel). Namun demikian, jangan menggunakan nama method yang diawali dengan dua buah under-score
(__) yaitu __construct(), __destruct() dan __clone() karena ketiga fungsi tersebut mempunyai arti tersendiri di PHP. contoh menambahkan method sbb :

Pada listing program
di atas sudah ditambahkan fungsi atau method
gantiWarna() dan
tampilWarna(). Untuk mengakses properties (variabel) bisa menggunakan
keyword $this. Keyword ini me-refer pada class tempatnya berada.
Method
gantiWarna() mempunyai satu parameter, yaitu $warnaBaru.
Menambahkan Konstruktor
Konstruktor merupakan sebuah method khusus yang akan secara otomatis dijalankan saat object terbentuk. Konstruktor tidak harus ada, namun dalam satu class hanya boleh ada satu konstruktor. Method konstruktor biasanya berisi pemberian nilai default dari masing-masing properties (variabel).
Untuk membuat konstruktor, cukup dengan mendefinisikan suatu fungsi dengan nama
__construct(). Perhatikan contoh sebagai berikut :
Membentuk Objek Class
Untuk menggunakan sebuah objek, harus dibentuk objek dari classnya. Dari
sebuah class bisa dibentuk beberapa objek sekaligus. Bentuk umum
pembentukan objek adalah sbb :
Sedangkan untuk memanggil anggota (member) dari class dapat dengan format sbb :
Sekian Mengenai Object Class Methode dan Properties pada PDO, Selanjutnya akan dibahas Implementasinya pada Program .
Sumber :Pemrograman Web Pada PHP dan MySQL